Tugas pengasuhan bagi ibu adalah utama dan melekat dari mulai mengandung sampai ibu menutup mata. Tantangan demi tantangan yang datang bagi ibu, tidak terlepas dari berbagai peran yang melekat pada diri ibu, baik tugas utama sebagai pengasuh, istri, tanggung jawab keluarga, karir, sampai pada peran di lingkungan masyarakat. Kondisi yang dialami oleh ibu baik fisik maupun psikologis, akan berdampak pada kualitas pengasuhan ibu kepada anaknya. Dengan berbagai keadaan yang dialami oleh ibu, tidak jarang ibu mengalami tekanan dan kesulitan membagi peran pengasuhan dengan lainnya. Akibatnya antara lain terjadi pengasuhan yang bermasalah, seperti kekerasan pada anak, pengabaian, dan ibu mengalami stress sampai pada depresi. Tuntutan zaman di era modern sebagai wanita dengan kompleksitas tugasnya, maka ibu perlu memiliki ketrampilan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengasuhannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pendekatan pengasuhan holistic melalui mindful parenting dan rasa syukur mampu mampu meningkatkan kualitas pengasuhan pada ibu-anak di era modern. Pengasuhan holistic ini dianggap efektif karena meningkatan kapasitas diri ibu dengan pendekatan psikologis dan rasa syukur sebagai pendekatan religiusitas untuk merekonstruksi penilaian ibu terhadap pengasuhan untuk lebih positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berganda, yaitu pertama dengan correlational dan kedua dengan quasi-experimental. Pengambilan sampel penelitian adalah ibu yang tinggal di kota besar di Jawa Timur, yaitu Kota Surabaya dan Malang, dengan tehnik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian dapat digunakan menjadi dasar program intervensi parenting dengan pendekatan holistic yang bisa direkomendasikan ke lembaga pemerintahan seperti BKKBN, PUSPAGA, dan lembaga pendidikan, serta masyarakat sekitar dalam meningkatkan kualitas pengasuhan ibu-anak.
Hidayati et al. (Fri,) studied this question.