Key points are not available for this paper at this time.
ABSTRACT: Curriculum management is a cooperative, comprehensive, systemic, and systematic curriculum management systems in order to achieve the curriculum goals. This article – using the qualitative and descriptive approaches as well as literature review methods – tries to elaborate that i n its implementation, curriculum management must be developed according to SBM (School-Based Management) context and 2013 Curriculum in Indonesia. Therefore, autonomy granted to educational institution or school in managing curriculum independently by prioritizing needs and target achievement in vision and mission of educational institution and school are not neglect the established of national policy. Meanwhile, the 21 st century learning in Indonesia reflects many things, one of them, namely: the ability to critical think (critical thinking skill); teacher asks students to conclude; make reflection together the questions at HOTS ( Higher Order Thinking Skills ) level; and the open answer as the form to accommodate students’ critical thinking. Creativity is needed, in which teacher needs to open space for students to develop their creativity and to develop appreciation culture to no matter how small the role or students’ achievement. Communication should be carried out across national borders by using increasingly sophisticated technological devices, so that very helpful for humans in communicating. Lastly, collaboration is needed, in which group learning and cooperatives train students to collaborate will create togetherness, a sense of belonging, responsibility, and social care. KEY WORD: Curriculum Management; 21 st Century Learning; Higher Order Thinking Skills; Education in Indonesia. RESUME : “ Manajemen Kurikulum dalam Pembelajaran Abad ke- 21 ”. Manajemen kurikulum adalah sistem manajemen kurikulum yang bersifat kooperatif, komprehensif, sistemik, dan sistematis untuk mencapai tujuan kurikulum. Artikel ini – menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif serta metode tinjauan literatur – mencoba menguraikan bahwa dalam implementasinya, manajemen kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan konteks MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) dan Kurikulum 2013 di Indonesia. Oleh karena itu, otonomi yang diberikan kepada lembaga pendidikan atau sekolah dalam mengelola kurikulum secara mandiri dengan memprioritaskan kebutuhan dan pencapaian target dalam visi dan misi lembaga pendidikan dan sekolah tidak mengabaikan penetapan kebijakan nasional. Sementara itu, pembelajaran abad ke-21 di Indonesia mencerminkan banyak hal, diantaranya, yaitu: kemampuan berpikir kritis (keterampilan berpikir kritis); guru meminta siswa untuk menyimpulkan; buat refleksi bersama pertanyaan-pertanyaan di tingkat HOTS (Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi); dan jawaban terbuka sebagai bentuk untuk mengakomodasi pemikiran kritis siswa. Kreativitas adalah perlu, di mana guru perlu membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka dan untuk mengembangkan budaya penghargaan hingga sekecil apa pun peran atau prestasi siswa. Komunikasi perlu dilakukan lintas batas negara dengan menggunakan perangkat teknologi yang semakin canggih, sehingga sangat membantu manusia dalam berkomunikasi. Akhirnya, kolaborasi adalah perlu, dimana pembelajaran kelompok dan kerjasama untuk melatih siswa berkolaborasi akan menciptakan kebersamaan, rasa memiliki, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. KATA KUNCI : Manajemen Kurikulum; Pembelajaran Abad ke-21; Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi; Pendidikan di Indonesia. About the Author: Dr. Purwadhi is a Senior Lecturer and currently also as a Rector of UBSI (University of Bina Sarana Informatika), Jalan Terusan Sekolah No.1-2 Antapani, Cicaheum, Kiaracondong, Bandung 40282, West Java, Indonesia. For academic interests, the Author is able to be contacted via e-mail address at: purwadhi@bsi.ac.id Suggested Citation: Purwadhi. (2019). “Curriculum Management in the 21 st Century Learning” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan , Volume 12(2), November, pp.143-156. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI with ISSN 1979-0112 (print) and ISSN 2622-6855 (online). Article Timeline : Accepted (September 30, 2019); Revised (October 30, 2019); and Published (November 30, 2019).
Purwadhi Purwadhi (Tue,) studied this question.