Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola distraksi anak dengan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) serta menganalisis strategi pembelajaran adaptif yang diterapkan guru di TK ABA 01 Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, serta dua anak yang terindikasi ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distraksi tampak pada kesulitan mempertahankan fokus, hilangnya kontak mata, mudah teralihkan oleh rangsangan kecil, perilaku impulsif, aktivitas motorik berlebihan, serta munculnya perilaku berulang dan interupsi komunikasi. Anak juga mengalami hambatan dalam mengikuti instruksi berurutan dan menyelesaikan tugas hingga selesai. Guru menerapkan strategi pembelajaran adaptif berupa instruksi singkat dan jelas, pengulangan perintah, penguatan positif, penyesuaian ritme kegiatan, serta pendekatan emosional yang menekankan empati dan kesabaran. Penggunaan pendekatan multisensori dan kegiatan berbasis minat membantu meningkatkan keterlibatan anak, namun pemanfaatan alat bantu visual masih terbatas. Kolaborasi dengan orang tua dilakukan melalui komunikasi rutin dan kegiatan parenting, meskipun penerapannya belum sepenuhnya konsisten di rumah. Dukungan profesional dari tenaga ahli juga belum optimal akibat keterbatasan sumber daya sekolah
Jayanti et al. (Fri,) studied this question.