Agama Islam datang dengan membuka lebar-lebar mata manusia, agar mereka menyadari jati diri, dan hakikat eksistensi mereka di pentas bumi ini, juga agar mereka tidak terlena dengan kehidupan, sehingga tidak menduga bahwa hidup mereka hanya dimulai dengan kelahiran, dan berakhir dengan kematian. Sebagai muslim kita punya kewajiban untuk berdakwah. Agama Islam, melalui Rasulullah Muhammad saw. mengajarkan kita untuk menjadi hamba hamba-Nya yang siap untuk berdakwah, atau siap menjadi dai yang memiliki akhlaqul-karimah. Dalam buku ini, atas pertolongan Allah Swt. saya menulis tentang berdakwah ke jalan Allah, dan mengajarkan umat berbagai amaliah keseharian kita, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an: َ “Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: Tegakkanlah agama9 dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).” (Asy-Syura 42:13)10 Saya bangga di negeri kita ini banyak kalangan ustaz ustazah, mubalig-mubaligah yang mengkaji di bidang “Manajemen Dakwah” seperti ini, jika berkenan membaca buku ini, amanah ilmiah menuntutnya untuk memberikan kritikan dan teguran yang bersifat membangun demi sempurnanya buku ini, sehingga terbukti kebenaran agama yang hanif ini. Saya berharap buku “Manajemen Dakwah” ini, memberikan banyak manfaat kepada kita semua terutama kepada para dai, dan semoga Allah Swt. menunjukkan kita pada jalan yang lurus dan benar sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw. dan para sahabat beliau, serta ilmu-ilmu yang diajarkan oleh guru-guru kita, dosen atau ustaz-ustaz kita serta para ulama salaf yang saleh. Dengan mengikuti ajaran syariat Islam secara istikamah, semoga kita semua mendapat taufik dan ma’unah dari Allah Swt. Semoga Allah menjadikan buku ini sebagai amal jariah, serta menjadikan ilmu yang bermanfaat dan barakah bagi para pembacanya. Ya Rabbi… kepada Mu kami berserah diri (tawakal), mengabdi, dan kembali. Wa Allāh al muwaffiq ilā aqwam al ṭariq.
Sudirman Sudirman (Thu,) studied this question.