Turbocharger merupakan suatu komponen pada sistem pemasukan udara yang berfungsi untuk normal pemasukan udara untuk proses pembakaran. Turbocharger sering mengalami kerusakan adalah patahnya shaft seperti yang terjadi pada turbocharger engine excavator 320C di PT Raya Teknik. Untuk mengetahui penyebab kerusakannya perlu dilakukan suatu analisa. mempermudah menemukan root cause, analisa ini dilakukan dengan menggunakan metoda kegagalan yang sudah direkomendasikan oleh Caterpillar yaitu, menyatakan masalah, menyusun fakta, berfikir logis dengan fakta dan mengidentifikasi root cause. analisa yang dilakukan, root cause yang didapat adalah hot side seal bearing mengalami tension strength. Hal ini tidak terlepas dari faktor operasi, dimana turbocharger bekerja dengan dan suhu yang tinggi. Root cause yang telah ditemukan dicarikan solusi penanggulangannya untuk kerusakan dengan kejadian root cause yang sama, yaitu dengan melakukan perawatan sesuai yang dianjurkan Caterpillar.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Hanif Merizal (2020) studied this question.
Synapse has enriched 2 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: