This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang mulai meningkat pada kelompok remaja akibat pola hidup tidak sehat dan rendahnya kesadaran terhadap pencegahan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan platform TikTok sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan hipertensi pada remaja di SMA Negeri 1 Dungaliyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Dungaliyo sebanyak 522 siswa dengan sampel sebanyak 227 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dari kategori baik sebesar 29,5% sebelum intervensi menjadi 75,3% setelah intervensi, serta peningkatan sikap positif dari 62,6% menjadi 93,4%. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi melalui TikTok. Kesimpulannya, platform TikTok efektif digunakan sebagai media edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan hipertensi
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Hulopi et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: