Perilaku seksual pranikah menjadi isu global, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Tingginya angka kehamilan remaja dan pernikahan dini di Indonesia dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi, rendahnya pendidikan, serta pengaruh sosial budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 22 Gowa, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Probability Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMAN 22 gowa sebanyak 171 responden dan di dapatkan sampel sebanyak 120 responden dipilih melalui Simple Random Sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu instrument tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sejak dini dan sikap seksual pra nikah. Teknik pengolahan data dianalisis dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah (p=0,000; α=0,05). Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan kesehatan reproduksi diperlukan untuk membentuk sikap remaja yang lebih positif terhadap perilaku seksual
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Rahayaan et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: