Why the study?
Research on the relationship between waist-to-hip ratio and hypertension remains limited in the productive-age population of West Jakarta.
Does a high waist-to-hip ratio increase the risk of hypertension in productive-age adults?
Cross-Sectional (n=192)
Does a high waist-to-hip ratio increase the risk of hypertension in productive-age adults?
Relative Risk: 2.716
Absolute Event Rate: 39.1% vs 19.1%
p-value: p=0.004
A high waist-to-hip ratio, an indicator of central obesity, is significantly associated with a 2.7-fold higher risk of hypertension among working-age adults.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan berperan sebagai faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Distribusi lemak tubuh, terutama lemak viseral, berhubungan erat dengan kejadian hipertensi, dan rasio lingkar perut terhadap lingkar panggul (RLPP) diketahui sebagai indikator yang lebih baik dibanding indeks massa tubuh dalam menilai obesitas sentral. Penelitian mengenai hubungan RLPP dengan hipertensi masih terbatas di wilayah Jakarta Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara RLPP dan kejadian hipertensi pada dewasa usia produktif di SMP Kalam Kudus 2 Jakarta Barat. Studi ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 192 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengukuran lingkar perut, lingkar panggul, dan pemeriksaan tekanan darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik adalah 129,73 mmHg dan diastolik 81,94 mmHg. Sebanyak 65 responden (32,3%) mengalami hipertensi, sedangkan 67,7% memiliki tekanan darah normal. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara RLPP dan hipertensi (p < 0,05) dengan nilai risiko relatif (RP) sebesar 2,716, yang berarti responden dengan RLPP tinggi memiliki risiko 2,7 kali lebih besar untuk mengalami hipertensi dibandingkan mereka dengan RLPP normal. Temuan ini menguatkan bahwa obesitas sentral berperan penting dalam peningkatan tekanan darah melalui mekanisme resistensi insulin, aktivasi sistem saraf simpatis, dan peningkatan aktivitas renin-angiotensin. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara RLPP dan kejadian hipertensi, sehingga pengukuran RLPP dapat digunakan sebagai alat skrining sederhana untuk identifikasi dini risiko hipertensi pada populasi dewasa produktif.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Philo et al. (2026) conducted a cross-sectional in Hypertension (n=192). High waist-to-hip ratio vs. Normal waist-to-hip ratio was evaluated on Hypertension (RR 2.716, p=0.004).
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: