MLOps is the practice of deploying and managing machine learning models within organizations. Most research assumes access to substantial resources. This study maps adoption challenges in small organizations and teams with limited resources and develops a research agenda for Indonesian MSMEs and startups. A systematic literature review followed Kitchenham and Charters’ guidelines and PRISMA 2020 reporting standards. Searches across nine sources, supplemented by snowballing, identified 28 studies that met the selection and quality criteria. Eight challenge categories emerged. The most frequently reported concerned data readiness and management, skills shortages, and complex processes and tools. These challenges were mapped to the Technology-Organization-Environment (TOE) framework. Technology and organizational issues dominated, while external factors received less attention. Proposed strategies include gradual adoption guided by simple maturity models, open-source software, and step-by-step automation. For Indonesian MSMEs, practical priorities concern AI expertise, cloud computing costs, and data readiness. The study provides a classification of challenges for resource-constrained organizations and a research agenda that can guide further work. Keyword: MLOps; small organizations; MSMEs; TOE framework; systematic literature review Abstrak: MLOps merupakan praktik untuk menerapkan dan mengelola model pembelajaran mesin dalam kegiatan organisasi. Sebagian besar penelitian tentang praktik ini mengasumsikan organisasi memiliki sumber daya besar. Penelitian ini memetakan tantangan penerapannya pada organisasi kecil dan tim dengan sumber daya terbatas, lalu menyusun agenda penelitian bagi UMKM dan startup Indonesia. Penelitian menggunakan tinjauan pustaka sistematis berdasarkan panduan Kitchenham dan Charters serta pelaporan PRISMA 2020. Pencarian pada sembilan sumber dilengkapi penelusuran artikel yang saling merujuk (snowballing), menghasilkan 28 studi yang memenuhi kriteria pemilihan dan penilaian kualitas. Masalah yang sering dilaporkan ialah kesiapan dan pengelolaan data, kekurangan tenaga ahli, serta kerumitan proses dan perangkat yang digunakan. Tantangan tersebut dipetakan melalui kerangka Technology Organization Environment (TOE), yang mencakup teknologi, organisasi, dan faktor di luar organisasi. Pembahasan lebih banyak berfokus pada teknologi dan organisasi; faktor luar masih kurang dikaji. Strategi yang diusulkan mencakup penerapan bertahap berdasarkan model kematangan sederhana sebagai panduan pengembangan kemampuan organisasi, penggunaan perangkat lunak dengan kode sumber terbuka, dan otomatisasi sedikit demi sedikit. Bagi UMKM Indonesia, perhatian diarahkan pada ketersediaan tenaga ahli AI, biaya layanan komputasi awan (cloud), dan kesiapan data. Hasil penelitian berupa pengelompokan tantangan bagi organisasi dengan sumber daya terbatas serta agenda penelitian yang dapat dilaksanakan. Kata kunci: MLOps; organisasi kecil; UMKM; kerangka TOE; systematic literature review
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Manoppo et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context:
More from JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH