The use of digital financial services, particularly Shopee PayLater, provides students with convenient transaction options but may also be associated with less controlled consumption patterns. Lifestyle and financial management skills are important aspects to examine in understanding consumer behavior in deferred payment services. This study aims to analyze the effect of lifestyle on consumptive behavior and examine the moderating role of financial literacy among students of the Faculty of Economics at Universitas Nias. This research employed a quantitative approach using primary and secondary data. The sample consisted of 225 respondents selected through purposive sampling, based on the criterion that they were students who used Shopee PayLater. The data were analyzed using linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with IBM SPSS Statistics. The results indicate that lifestyle has a positive and statistically significant effect on consumptive behavior, with a significance value of less than 0.001 and an adjusted R-squared of 44.4%. The moderation test yielded a t-value of 0.342 and a significance value of 0.732, indicating that the interaction between lifestyle and financial literacy was not statistically significant. These findings suggest that lifestyle is associated with consumptive behavior, but financial literacy has not been shown to moderate this relationship. The results may inform the development of financial education initiatives and encourage more prudent consumption decisions among university students. ABSTRAK Penggunaan layanan keuangan digital, khususnya Shopee PayLater, memberikan kemudahan transaksi bagi mahasiswa, tetapi juga berpotensi berkaitan dengan pola konsumsi yang kurang terkendali. Gaya hidup dan kemampuan mengelola keuangan menjadi aspek yang perlu dikaji untuk memahami perilaku konsumtif dalam penggunaan layanan pembayaran tertunda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif serta menguji peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dan data sekunder. Sampel penelitian terdiri atas 225 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Data dianalisis menggunakan regresi linear dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001 dan adjusted R-squared sebesar 44,4%. Pengujian moderasi menghasilkan nilai t sebesar 0,342 dan signifikansi 0,732, sehingga interaksi gaya hidup dan literasi keuangan tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berkaitan dengan perilaku konsumtif, tetapi literasi keuangan belum terbukti memoderasi hubungan tersebut. Hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan edukasi keuangan dan pengambilan keputusan konsumsi yang lebih bijak di kalangan mahasiswa.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Lase et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: