Why the study?
With the growing elderly population in Indonesia facing increased hypertension risk, the Posyandu Lansia in Desa Karangnanas experienced low hypertension knowledge among older adults, a lack of routine structured physical activity, and limited health cadre skills.
Does a community service program combining health education, community health worker training, and elderly gymnastics improve hypertension knowledge, blood pressure measurement skills, and physical activity participation among older adults and community health workers in Desa Karangnanas?
Does a community service program combining health education, community health worker training, and elderly gymnastics improve hypertension knowledge, blood pressure measurement skills, and physical activity participation among older adults and community health workers in Desa Karangnanas?
A community-based program combining health education, cadre training, and structured exercise improved hypertension knowledge and established routine physical activity among older adults in an Indonesian village.
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia diikuti oleh meningkatnya risiko penyakit tidak menular, terutama hipertensi. Mitra kegiatan, Posyandu Lansia di Desa Karangnanas, menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan lansia tentang hipertensi, belum adanya aktivitas fisik terstruktur yang rutin, serta terbatasnya keterampilan kader. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia serta kader dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Metode pelaksanaan meliputi pra pelaksanaan (survei dan koordinasi), pelaksanaan (penyuluhan, pelatihan kader, pemeriksaan tekanan darah, dan senam lansia), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 lansia dan 8 kader. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan lansia dari 52,5 menjadi 81,3 (meningkat 54,9%), 87,5% kader mampu mengukur tekanan darah dengan benar, dan 85,0% lansia hadir pada seluruh sesi senam selama 4 minggu pendampingan. Kegiatan ini juga menghasilkan jadwal senam mandiri yang dikelola kader posyandu. Disimpulkan bahwa kombinasi edukasi, pelatihan kader, dan senam lansia efektif meningkatkan pengetahuan serta mendorong perilaku hidup aktif lansia, sehingga dapat direplikasi di posyandu lain.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Sukrillah et al. (2026) studied Hypertension prevention and control (n=48). Health education, cadre training, and elderly exercise program (senam lansia) vs. Pre-intervention baseline (pre-test) was evaluated on Mean knowledge score of elderly regarding hypertension (0-100 scale) (MD 28.8 (54.9% relative increase)).