Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Stadion Borarsi merupakan fasilitas olahraga umum yang membutuhkan sistem akses masuk yang cepat, tertib, dan aman, terutama saat kegiatan dengan jumlah pengunjung yang banyak. Pemeriksaan tiket secara manual dapat menimbulkan antrean panjang, kesalahan pencatatan, dan kemungkinan penggunaan tiket secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem akses pintu masuk Stadion Borarsi dengan mengintegrasikan KTP-el sebagai tiket elektronik. Sistem ini menggunakan RFID reader untuk membaca UID KTP-el, Arduino Uno untuk memproses validasi akses, motor servo untuk membuka dan menutup pintu, LED indikator untuk menampilkan status akses, serta NodeMCU ESP8266 untuk mengirimkan data akses ke web server dan database melalui jaringan Wi-Fi. Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan sistem, perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, perancangan database, implementasi prototipe, pengujian sistem, dan analisis hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu membaca UID KTP-el, memvalidasi data akses, mengendalikan motor servo, mengaktifkan LED indikator, serta menyimpan riwayat akses berupa tanggal, waktu, pelanggan, saldo, dan sisa saldo ke dalam database. Dengan demikian, sistem ini dapat digunakan sebagai alternatif tiket elektronik untuk mendukung pencatatan akses digital dan meningkatkan pengelolaan pintu masuk Stadion Borarsi.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Numberi et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 10 related papers. Consider them for comparative context: