Tujuan dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan seseorang untuk menjadi mandiri dan siap kerja di bidangnya. Dengan tenaga kerja yang dihasilkan oleh SMK, dunia industri akan lebih mudah mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Kebijakan mengalokasikan 70% SMK dan 30% SMA untuk menyediakan jumlah lulusan SMK yang sesuai dengan kebutuhan industri pemerintah. Akibatnya, lulusan SMK tumbuh pesat setiap tahun. Namun, kuantitas SMK yang meningkat ternyata tidak diiringi dengan kualitas lulusannya yang lebih baik. Tingkat pengangguran tamatan SMK sebesar 11,24% adalah yang paling tinggi dari semua jenjang pendidikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kompetensi yang dimiliki oleh lulusan SMK terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan perkembangan teknologi yang cepat dan persaingan bebas saat ini, dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi pada semua bidang, seperti membuat pola busana secara komputerisasi. Kompetensi kejuruan tata busana adalah pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh lulusan SMK, terutama bagi siswa yang mengambil jurusan desain produksi busana. Permasalahan saat ini terletak pada fakta bahwa kompetensi lulusan belum mencapai tingkat yang optimal dalam uji kompetensi desain pola komputer. Meskipun fasilitas dan prasarana pendukung sekolah cukup. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa calon lulusan SMK di Kota Binjai dengan mengadakan pelatihan menggambar pola secara komputerisasi.
Bahri et al. (Sun,) studied this question.