Georg Lukacs has been a central figure in a discussion of Marxism and since the revolution of Red October there are two different group of intellectual who has a different opinion about the necessity of revolution, one group led by Lenin who saw that it is a must thing to do to topple the regime of aristocrat and other group consist of intellectual like Rosa Luxemburg who saw the revolution is premature and hasty because the people of labor is just became another pawn in another game, Rosa Luxembourg insist that what Marxism should do in the first place is not revolution but to make the worker class people realize about their own situation through dialectic process instead of political praxis. This paper tries to discuss the concept of Georg Lukacs on class consciousness and reification of the relation of people to people shifting to people and object as a result of industrialization and capitalism, the research using literature review to broaden the view of reification to cultural aspects.ABSTRAKGeorg Lukacs adalah sosok kunci dalam pergulatan pemikiran Marxisme dan semenjak terjadinya revolusi Red October memunculkan dua kelompok pemikiran yang berbeda di kalangan intelektual Marxis, kelompok pertama dengan tokoh sentralnya Lenin melihat bahwa revolusi fisik adalah suatu keharusan untuk menjatuhkan rezim aristocrat sedangkan kelompok yang kedua dengan tokoh-tokohnya seperti Rosa Luxemburg melihat bahwa revolusi sebagai tindakan yang premature dan terburu-buru karena hanya menjadikan dan menggunakan para kaum pekerja sebagai pion-pion dalam perebutan kekuasaan murni, menurut Rosa yang harus dilakukan adalah bukan revolusi tetapi menggugah kesadaran kaum pekerja melalui proses dialektika tentang eksistensi diri bukannya menempuh jalan politik praxis. Tulisan ini berupaya membahas konsep Georg Lukacs tentang kesadaran kelas dan reifikasi dalam hubungan antar individu yang berubah menjadi hubungan antar individu dan benda sebagai akibat dari industrialisasi dan kapitalisme, penelitian menggunakan pendekatan literaur review untuk memperluas pandangan terhadap proses reifikasi yang merambah ke dalam aspek-aspek budaya.
Ikhwan Ikhwan (Fri,) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: