Islam memiliki perhatian serius terhadap pembangunan, baik pembangunan ekonomi maupun sosial. Ahmad (1979) menyatakan bahwa Islam memperhatikan secara mendalam pada pembagunan ekonomi terutama permasalahan yang terkait dengan manusia. Perubahan sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam keyakinan Islam. Bahkan dinamika perubahan sosial banyak diungkapkan dalam refleksi Qur’an dan Sunnah. Perubahan sosial tidak sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan historis, namun perubahan sosial tersebut harus direncanakan dan direkayasa. Manusia adalah agen perubahan, dan perubahan tersebut meliputi perubahan lingkungan serta perubahan yang meliputi hati dan jiwa manusia.
Siswanto Siswanto (Wed,) studied this question.