Kelompok mitra yang menjadi target Pengabdian Kepada Masyarakt (PKM) tim Pascasarjana Universitas Negeri Medan adalah SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan, Deli Serdang yang berlokasi di wilayah Kecamatan Percut sei Tuan, Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi dengan pemangku kepentingan (al. Kepala Sekolah, Pengawas dan guru-guru) sekolah tersebut diketahui beberapa permasalahan yang dihadapi. Adapun permasalahan tersebut diantaranya adalah: pembelajaran yang dilakukan saat ini cenderung monoton dan masih satu arah dari Guru. Padahal SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan telah menerapkan Kurikulum Merdeka yang mana harus berpusat pada murid dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, guru-guru hanya bisa melakukan pembelajaran dengan metode ceramah, satu arah dan kurang keterlibatan siswa. Dimana guru menjelaskan materi pembelajaran dengan hanya menggunakan sumber bahan ajar dari buku yang diperoleh dari sekolah. Penggunaan media pembelajaran khususnya untuk mata pelajaran Sains yang relevan dengan kehidupan sehari-hari sangat minim. Selain penggunaan media yang relevan, pemanfaatan media teknologi seperti video, audio, animasi, atau teknologi lainnya yang mendukung proses pembelajaran juga sangat minim. Sehingga siswa mengalami kesulitan dalam menyerap materi pembelajaran yang berdampak pada ketidaktercapaian tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan pada mitra, maka tim abdimas FMIPA dan LPPM Universitas Negeri Medan merancang sebuah kegiatan terintegrasi dan terstruktur yang dimulai dari perencanaan, desain, pengembangan media dan produk, pelatihan, pendampingan, penguatan dan evaluasi akhir. Tahap awal dilakukan analisis permasalahan mitra, kemudian didesain bentuk modul dan modul ajar berdiferensiasi berbasis HOTS yang sesuai dengan gaya belajar dan berpikir siswa. Proses pengembangan modul dan modul ajar berdiferensiasi berbasis HOTS dilakukan setelah diperoleh pola dan struktur kedua produk tersebut. Selanjutnya oleh tim ahli dilakukan pelatihan/ workshop yang dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan produk. Produk yang telah dihasilkan akan didampingi sampai tahap implementasi di kelas oleh guru. Evaluasi dari keseluruhan kegiatan baik kegiatan pelatihan sampai dengan ketercapaian pada siswa akan dilaksanakan. Dari hasil kegiatan ini ditargetkan akan dicapai beberapa luaran yakni luaran wajib berupa Publikasi pada Jurnal Nasional Terakreditasi dan ber-ISSN, Publikasi pada media masa cetak/online; publikasi video kegiatan yang diunggah pada laman youtube LPPM Unimed; Laporan akhir pengabdian yang telah didaftarkan Hak Cipta. Sedangkan luaran tambahan yang ditargetkan adalah Inovasi Teknologi Tepat Guna; Buku ajar/modul ber ISBN; Peningkatan daya saing kualitas pembelajaran sebagai nilai tambah mitra di masyarakat dan Peningkatan tata nilai masyarakat dari sisi Pendidikan
Hutahaean et al. (Sun,) studied this question.