Seringkali perhatian utama peneliti ditekankan pada bagaimana rata-rata respons atau bentuk fungsional lainnya dipengaruhi oleh satu atau lebih kovariat. Biasanya terdapat informasi prior dalam mengamati kealamiahan bentuk hubungan tersebut, akan tetapi seringkali diperlukan informasi dari kumulant atau moment yang berordo lebih tinggi (McCullagh dan Nelder, 1983). Dalam makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana statistik inferens dapat dibuat berdasarkan suatu percobaan dimana tidak tersedia cukup informasi dalam membentuk fungsi likelihood, yaitu melalui pembentukan fungsi quasi-likelihood.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Nusar Hajarisman (2010) studied this question.
Synapse has enriched 4 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: