Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi siswa SMK adalah rendahnya kemandirian belajar akibat dominasi metode konvensional yang cenderung berpusat pada guru. Hal ini berdampak pada kurangnya kemampuan siswa dalam mengeksplorasi materi secara mandiri serta keterbatasan akses terhadap sumber belajar interaktif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menawarkan solusi berupa penerapan AI Assistant berbasis Gemini sebagai media pembelajaran interaktif. Media ini dirancang untuk mendampingi siswa secara personal, memberikan umpan balik cepat, dan menyajikan pengalaman belajar adaptif sesuai kebutuhan individu. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian terdiri dari 120 siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Sore Tulungagung, dengan sampel 60 siswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemandirian belajar dan observasi aktivitas siswa, sedangkan analisis data menggunakan uji t melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI Assistant Gemini secara signifikan meningkatkan kemandirian belajar siswa dibandingkan metode konvensional, dengan nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran vokasi dapat menjadi inovasi efektif untuk mengembangkan kemandirian belajar siswa SMK.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Putra et al. (2025) studied this question.
Synapse has enriched 5 related papers. Consider them for comparative context: