This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Latar Belakang: Penyebab kematian ibu dan janin salah satunya adalah hipertensi. Kejadian hipertensi dalam kehamilan erat kaitannya dengan frekuensi makan seseorang dan jenis makanan yang dikonsumsi. Konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, natrium, lemak, konsumsi alcohol dan kopi berlebihan dapat berpengaruh terhadap kejadian hipertensi. Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil. Peneliti menggunakan instrumen formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ). Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 78 responden adalah pola makan yang baik sebanyak 44 responden (56,4%). dan jumlah pengetahuan respondendan pola makan yang kurang baik sebanyak 34 responden (43,6%) dan data ibu hamil yang mengalami hipertensi ringan yaitu berjumlah 37 responden (37,2%). jumlah yang hipertensi sedang yaitu 27 responden (34,6%) dan jumlah ibu hamil yang mengalami hipertensi berat yaitu 22 responden (28,2%). Hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p= 0,000 (>0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Kesimpulan: Pola makan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Khasanah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: