This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Hipertensi dalam kehamilan (HDK) adalah suatu keadaan yang ditemukan sebagai komplikasi medis pada wanita hamil dan sebagai penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin. Secara umum hipertensi dalam kehamilan dapat didefinisikan sebagai kenaikan tekanan darah sistol 140 mmHg ke atas dan tekana darah diastolic lebih dari 90 mmHg salah satu faktor penyebab hipertensi pada ibu hamil yaitu stres. stres dapat memicu beberapa mekanisme yang akan mengaktifkan hipotalamus dan peningkatan hormon kortisol dan corticotrophin releasing hormone (CRH) sehingga dapat menyebabkan ketegangan pada otot yang mengakibatkan tekanan darah akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Limboto Barat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 30 ibu hamil yang mengalami hipertensi. Instrument penelitian berupa kuesioner dan data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi square alternatifnya uji kolmogrov-smirnov. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stres terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Limboto Barat dengan nilai p value 0,004 kurang dari 0,05.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Djulia et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: