This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Maternal vascular dynamics during gestation play a vital role in determining maternal and fetal safety outcomes in primary health care facilities. This analytical study was aimed at identifying various determinant factors influencing maternal clinical vulnerability to support the sustainable optimization of preventive health care quality in the operational area of Curug Primary Health Center in 2026. A quantitative approach utilizing a cross-sectional design was executed, involving a sample of 130 respondents drawn from secondary data of the Maternal and Child Health cohort book through a proportionate stratified random sampling technique. Univariate data processing was followed by inferential analysis using the Chi-Square statistical test at a significance level of alpha = 0.05 to measure the magnitude of risk probability among variables. Statistical calculation results confirmed that the at-risk age group recorded a p-value < 0.001 with an OR = 4.824 regarding blood pressure escalation. Pregnancy status or gravida also showed a significance of p-value = 0.005 with an OR = 2.797, while the formal education level recorded a p-value < 0.001 with an OR = 10.385. These findings conclude that maternal demographic characteristics are closely correlated with the presence of gestational hypertension, making the reorientation of early screening schemes and the enhancement of integrated antenatal care monitoring highly essential strategic steps. ABSTRAK Dinamika vaskular maternal selama masa gestasi memegang peranan vital dalam menentukan luaran keselamatan ibu serta janin di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Penelitian analitik ini diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai faktor determinan yang memengaruhi kerentanan klinis maternal guna mendukung optimalisasi mutu pelayanan kesehatan preventif secara berkelanjutan di wilayah operasional Puskesmas Curug tahun 2026. Pendekatan kuantitatif melalui penerapan desain cross-sectional dieksekusi dengan melibatkan sampel sebanyak 130 responden yang ditarik dari data sekunder buku kohort Kesehatan Ibu dan Anak melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengolahan data univariat dilanjutkan dengan eksekusi analisis inferensial menggunakan uji statistik Chi-Square pada tingkat kemaknaan = 0,05 guna mengukur besaran peluang risiko antar variabel. Hasil penghitungan statistik mengonfirmasi bahwa kelompok usia berisiko mencatatkan nilai p-value < 0,001 dengan OR = 4,824 terhadap eskalasi tekanan darah. Status kehamilan atau gravida turut memperlihatkan signifikansi p-value = 0,005 bersama OR = 2,797, sementara tingkat pendidikan formal mencatatkan angka p-value < 0,001 dengan OR = 10,385. Rangkaian temuan tersebut menyimpulkan bahwa karakteristik demografi maternal berkorelasi erat dengan keberadaan hipertensi gestasional, sehingga reorientasi skema penapisan dini serta peningkatan mutu pemantauan antenatal care secara terpadu menjadi langkah strategis yang sangat esensial.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Anwar et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: