Key result
Positive attitude is linked to greater emergency preparedness for cardiac complications in hypertensive older adults.
Why the study?
Kesiapsiagaan lansia hipertensi terhadap kegawatdaruratan komplikasi jantung merupakan aspek penting yang perlu dianalisis karena risiko komplikasi kardiovaskular yang mengancam jiwa.
Cross-Sectional (n=44)
p-value: p=0.048
Among hypertensive elderly patients, having a positive attitude is significantly associated with being prepared for cardiovascular emergencies, whereas mere knowledge and family support were not statistically correlated with preparedness.
Attitude was associated with preparedness in hypertensive elderly; hypothesis-generating and should not yet change practice.
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan akibat penurunan fungsi fisiologis serta perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia adalah hipertensi. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi kardiovaskular yang bersifat gawat darurat, seperti Acute Coronary Syndrome (ACS), yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak dan berisiko mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, kesiapsiagaan lansia dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan akibat komplikasi jantung menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan lansia hipertensi terhadap kegawatdaruratan komplikasi jantung.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik menggunakan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 44 responden lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitasnya dan memuat pertanyaan mengenai tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta kesiapsiagaan lansia terhadap kegawatdaruratan komplikasi jantung. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-Square.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kesiapsiagaan lansia terhadap kegawatdaruratan komplikasi jantung (p=0,624). Demikian pula, dukungan keluarga tidak berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan lansia (p=0,132). Sebaliknya, sikap memiliki hubungan yang signifikan dengan kesiapsiagaan lansia terhadap kegawatdaruratan komplikasi jantung (p=0,048).Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa sikap merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan lansia hipertensi dalam menghadapi kegawatdaruratan komplikasi jantung, sedangkan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Farah Luqyana (2026) conducted a cross-sectional in Hypertension (n=44). Attitude towards cardiac complication emergencies vs. Negative or less positive attitude was evaluated on Preparedness for cardiac complication emergencies (p=0.048). A positive attitude is significantly associated with higher preparedness among hypertensive older adults for cardiac complication emergencies (p=0.048), whereas knowledge level and family support did not show a significant relationship.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: