This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dan dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius. Di Puskesmas Cijagra Lama Kota Bandung, kejadian hipertensi masih cukup tinggi sehingga memerlukan pengelolaan yang optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengelolaan hipertensi adalah literasi kesehatan. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat literasi kesehatan dengan perilaku perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cijagra Lama Kota Bandung. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 47 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian Health Knowledge-Level Scale (HK-LS) dan Self-Care of Hypertension Inventory (SC-HI) menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan literasi kesehatan rendah memiliki perilaku perawatan diri yang kurang (84,6%), sedangkan responden dengan literasi kesehatan tinggi sebagian besar memiliki perilaku perawatan diri yang baik (95,2%). Hasil uji menunjukkan nilai p-value < 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan dengan perilaku perawatan diri. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan dengan perilaku perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cijagra Lama Kota Bandung.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Intan et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: