Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Operating Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Return on Investment (ROI) pada perusahaan sektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 83 perusahaan sektor konsumsi, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 6 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dengan total 30 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan software EViews 12. Berdasarkan hasil uji pemilihan model, model terbaik yang digunakan adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Operating Margin (OPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Investment (ROI), Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Investment (ROI), sedangkan Total Asset Turnover (TATO) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Investment (ROI). Secara simultan, Operating Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), dan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh signifikan terhadap Return on Investment (ROI). Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,263198 menunjukkan bahwa sebesar 26,32% variasi Return on Investment dapat dijelaskan oleh Operating Margin, Net Profit Margin , dan Total Asset Turnover, sedangkan sisanya sebesar 72,68% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Kayadoe et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: