Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kosakata anak usia dini melalui permainan kotak kartu kata bergambar yang dipadukan dengan permainan tradisional engklek. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosakata anak kelompok B akibat pembelajaran bahasa yang monoton, berorientasi pada hafalan, dan minim aktivitas gerak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas pra-siklus, siklus I, dan siklus II, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kosakata dari 33,3% pada pra-siklus, menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 86,7% pada siklus II, melampaui kriteria keberhasilan sebesar 75%. Hasil ini menunjukkan bahwa permainan kotak kartu kata bergambar yang dipadukan dengan permainan tradisional engklek efektif menstimulasi kosakata anak secara menyenangkan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Damanik et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: