Latar Belakang: Soil-transmitted helminth merupakan penyakit akibat infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing nematoda terutama dari spesies Acaris lumbricoides, Trichuris trichiura, Necator americanus, dan Ancylostoma duodenale. Prevalensi infeksi cacing ini mencapai 1,5 juta di dunia dan masih menjadi masalah kesehatan dengan beban yang cukup tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa database jurnal pada google scholar dengan menggunakan kata kunci “Epidemiologi, penanggulangan, dan Soil-transmitted helminth”.Sumber data yang diperoleh berasal dari literatur yang dipublikasi 5 tahun terakhir yaitu dimulai tahun 2019 sampai 2024 Hasil: Infeksi soil-transmitted helminth paling tinggi berada pada kategori usia anak-anak hinga remaja. Prevalensi tertinggi berada di region Africa, Asia, bagian tengah amerika, serta negara-negara berkembang. Penanggulangan terkini infeksi STH yakni dengan pengendalian faktor risiko dan penggunakan kemoterapi profilaksis.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Amal et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: