Capacity and fill levels are critical parameters in urban waste management efficiency. Temporary Waste Collection Points (TPS) in Bukittinggi City managed by the Environmental Health Service (DLH) currently rely on manual monitoring, leading to delayed collections and garbage accumulation in public spaces. This study aims to develop and evaluate a real-time waste monitoring system based on the Internet of Things (IoT) and a mobile application to improve operational efficiency. The system was developed using the Waterfall method, encompassing requirement analysis, system design, implementation and evaluation. The evaluation results show that the system accurately measures TPS fill levels (Empty, Medium, Full) and presents real-time data on the dashboard and mobile application. Furthermore, integrating public reporting features via QR Code scanning and GPS coordinates significantly accelerates response times. This study concludes that IoT-based monitoring significantly enhances urban waste management oversight and operational performance. Keywords: Website, Internet of Things (IoT), Mobile Application, QR Code, Environmental Health Service. Abstrak: Suhu dan keterisian ruang merupakan parameter penting dalam efisiensi pengelolaan sampah perkotaan. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Bukittinggi yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini masih menggunakan metode pemantauan manual sehingga sering memicu keterlambatan pengangkutan dan penumpukan sampah di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem pemantauan sampah berbasis Internet of Things (IoT) dan aplikasi mobile secara realtime guna meningkatkan efisiensi operasional pengangkutan sampah. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi dan pengujian sistem. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi tingkat keterisian TPS (Kosong, Sedang, Penuh) secara akurat dan menyajikan data secara realtime pada dashboard serta aplikasi mobile. Selain itu, integrasi pelaporan masyarakat berbasis pemindaian QR Code dan koordinat GPS terbukti mempercepat respon petugas di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemantauan berbasis IoT dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan operasional pengelolaan sampah perkotaan secara signifikan. Kata kunci: Website, Internet of Things (IoT), Aplikasi Mobile, QR Code, Dinas Lingkungan Hidup
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Syahputra et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: