This study aimed to develop an e-module based on Problem Based Learning (PBL) assisted by Articulate Storyline on the topic of basic chemical laws for tenth-grade students and to examine its feasibility and practicality. The research employed the Research and Development (R&D) method with the 4D model, comprising Define, Design, Development, and Disseminate stages. The Define stage revealed that learning basic chemical laws at SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan was still constrained by limited interactive media and low student engagement, based on a needs analysis involving 36 students. The Design stage produced an e-module built with Articulate Storyline covering five subtopics of basic chemical laws. In the Development stage, the e-module was validated by three material experts and three media experts, then trialed on one chemistry teacher and 36 students. The material and media validation obtained average percentages of 87.27% and 86.02%, both categorized as highly valid. The responses of the teacher and students reached 92.19% and 90.05%, both categorized as highly practical. These findings indicate that the developed e-module is feasible and practical for use as an alternative resource in basic chemical law instruction. Keyword: e-module, Problem Based Learning, Articulate Storyline, Basic Laws of Chemistry, 4D model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan Articulate Storyline pada materi hukum dasar kimia bagi peserta didik kelas X serta menguji tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model 4D yang terdiri atas tahap Define, Design, Development, dan Disseminate. Tahap Define menunjukkan bahwa pembelajaran materi hukum dasar kimia di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan masih terkendala keterbatasan media interaktif dan rendahnya keterlibatan peserta didik, berdasarkan analisis kebutuhan terhadap 36 peserta didik. Tahap Design menghasilkan rancangan e-modul menggunakan Articulate Storyline yang mencakup lima subbab materi hukum dasar kimia. Pada tahap Development, e-modul divalidasi oleh tiga ahli materi dan tiga ahli media, kemudian diujicobakan kepada satu guru kimia dan 36 peserta didik. Hasil validasi ahli materi dan ahli media masing-masing memperoleh persentase rata-rata sebesar 87,27% dan 86,02% dengan kategori sangat valid. Respon guru dan peserta didik masing-masing mencapai 92,19% dan 90,05% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak dan praktis digunakan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran materi hukum dasar kimia. Kata kunci: e-modul, Problem Based Learning, Articulate Storyline, Hukum-Hukum Dasar Kimia, model 4D.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Halida et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: