Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transformasi media sosial sebagai sarana edukasi dalam meningkatkan nilai etika sosial siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk sikap sosial siswa serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 21 Medan dengan subjek penelitian siswa kelas XI yang aktif menggunakan media sosial serta guru sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi media sosial sebagai sarana edukasi berpengaruh positif dalam meningkatkan nilai etika sosial siswa. Hal ini terlihat dari perubahan perilaku siswa yang lebih bijak dalam menggunakan media sosial, seperti meningkatnya sikap saling menghargai, tanggung jawab, empati, dan kesantunan dalam berinteraksi. Selain itu, penggunaan media sosial secara edukatif juga membantu siswa dalam memahami nilai-nilai sosial melalui konten positif dan interaksi digital yang sehat. Faktor yang memengaruhi keberhasilan tersebut meliputi peran keluarga, sekolah, lingkungan pergaulan, serta tingkat literasi digital siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial yang tepat dan terarah dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan nilai etika sosial siswa di era digital.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Halawa et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: