Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung semangat kerja, produktivitas, dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Berdasarkan hasil observasi pada PT Anugrah Sukses Metal Indonesia, masih ditemukan beberapa permasalahan seperti komunikasi antara atasan dan bawahan yang belum berjalan optimal, instruksi kerja yang terkadang kurang dipahami, serta kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung kenyamanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Anugrah Sukses Metal Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian berjumlah 35 karyawan dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai t hitung 2,423 > t tabel 2,037 dan signifikansi 0,021 < 0,05. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai t hitung 4,540 > t tabel 2,037 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai F hitung 36,953 > F tabel 3,290 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,698 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan kepuasan kerja karyawan sebesar 69,8%, sedangkan 30,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Kurniawati et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: