Pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah sering kali belum dioptimalkan sebagai sarana pembelajaran yang produktif dan edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di SMAIT Granada Samarinda melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), meningkatkan pengetahuan serta pengalaman peserta didik mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, serta mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, hijau, dan edukatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung penanaman TOGA yang meliputi observasi awal kondisi lingkungan, pembersihan dan persiapan lahan, penanaman berbagai jenis tanaman obat seperti kunyit, serai, lidah buaya, jahe, laos, daun sirih, dan bunga telang, serta perawatan tanaman secara berkelanjutan. Untuk memperkuat fungsi edukatif, setiap tanaman dilengkapi papan penanda nama dan barcode yang dapat dipindai guna mengakses informasi manfaat tanaman secara mandiri. Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dari tanggal 13 Juli hingga Oktober 2026 ini berhasil mengintegrasikan penataan lingkungan sekolah dengan pengalaman belajar berbasis partisipasi aktif peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi fisik lahan kosong menjadi area TOGA yang tertata dan hijau. Luaran konkret yang dicapai meliputi: (1) terbentuknya area TOGA yang fungsional dengan berbagai jenis tanaman obat; (2) tersedianya media edukasi berupa papan nama dan barcode pada setiap tanaman; (3) keterlibatan aktif peserta didik dalam seluruh tahapan penanaman dan perawatan; serta (4) perubahan kondisi lingkungan sekolah yang sebelumnya tidak terawat menjadi ruang belajar yang produktif. Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa program penanaman TOGA berbasis partisipasi peserta didik mampu memberikan kontribusi ganda sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan dan penyedia sarana kesehatan alami secara berkelanjutan bagi sekolah.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
riani et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: