Exclusive breastfeeding refers to feeding infants solely with breast milk from birth until they reach six months of age, without introducing any other foods or drinks. The limited prevalence of exclusive breastfeeding continues to be a public health issue, affected by various factors, including insufficient awareness and negative perceptions among expectant mothers. Booklet-based education is considered an effective health promotion medium because it is practical, easy to understand, and can be studied independently. This study aimed to determine the effect of booklet-based education on the knowledge and attitudes of pregnant women regarding exclusive breastfeeding in the working area of Kuta Baro Public Health Center, Aceh Besar. A pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted involving 28 pregnant women selected using purposive sampling. Information was gathered through validated questionnaires assessing knowledge and attitudes, then examined using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Before the intervention, respondents with poor knowledge were 5 (17.9%), moderate knowledge were 13 (46.4%), and good knowledge were 10 (35.7%).whereas after the intervention all respondents (100%) had good knowledge. Regarding attitudes, 82.1% of respondents had positive attitudes before the intervention, increasing to 100% after the intervention. Statistical analysis demonstrated significant improvements in knowledge (p=0.000) and attitudes (p=0.000). The study concludes that booklet-based education effectively improves pregnant women's knowledge and attitudes regarding exclusive breastfeeding. ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif ialah praktik memberi Air Susu Ibu (ASI) sebagai satu-satunya asupan bagi bayi sejak dilahirkan sampai berusia enam bulan tanpa disertai makanan atau minuman tambahan. Cakupan ASI eksklusif yang masih rendah tetap menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang terpengaruh dengan beragam faktor, satu diantaranya yaitu minimnya pengetahuan dan sikap ibu hamil. Booklet menjadi salah satu media edukatif yang mudah dipahami, praktis, serta bisa dipelajari secara mandiri sehingga diharapkan bisa menaikkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terkait ASI eksklusif. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Penelitian ini dengan desain pre-experimental pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sejumlah 28 ibu hamil yang dipilih dengan penggunaan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang sudah diuji validitas serta reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui penggunaan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya sebelum intervensi responden mempunyai tingkat pengetahuan pada kategori kurang sejumlah 5 orang (17,9%), cukup 13 orang (46,4%), dan baik 10 orang (35,7%). Sementara sesudah intervensi semua responden (100%) ada di kategori baik. Pada variabel sikap, sebelum intervensi sebanyak 82,1% responden memiliki sikap positif dan setelah intervensi semua responden (100%) mempunyai sikap positif. Hasil uji Wilcoxon memperlihatkan terdapat pengaruh yang signifikan media booklet pada pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000).Dapat disimpulkan bahwa pemberian media booklet menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai ASI eksklusif, namun hasil tersebut perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Desreza et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: