Remaja membutuhkan informasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perilaku seksual berisiko yang mudah dipahami serta ruang dialog yang tidak menghakimi Kader remaja masjid memiliki potensi untuk mendukung pendidikan kesehatan berbasis komunitas, tetapi penguatan peran tersebut memerlukan informasi yang akurat dan keterlibatan peserta. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perilaku seksual berisiko serta merumuskan rencana tindak lanjut bersama kader Remaja Masjid Desa Labuhan Ratu IX, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran kader Remaja Masjid Desa Labuhan Ratu IX melalui sosialisasi preventif, menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahap: Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pelaporan deskriptif kualitatif melalui tiga tahap, yaitu pemetaan kebutuhan, edukasi interaktif, dan refleksi bersama melalui diskusi kelompok terarah. Pelaporan difokuskan pada isi kegiatan dan ringkasan diskusi yang tersedia dalam dokumentasi naskah, tanpa menyimpulkan perubahan pengetahuan secara terukur. Hasil diskusi memuat tiga pokok temuan: kebutuhan komunikasi sebaya yang empatik, rencana pemanfaatan media sosial remaja masjid untuk edukasi, dan usulan pengorganisasian kegiatan remaja melalui Satuan Tugas Remaja Sehat Kemasjidan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Fatimah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: