Hepatitis B and Hepatitis C are infectious diseases that can be transmitted from pregnant women to their babies during pregnancy, childbirth, or after birth. Screening examinations in pregnant women are important as an early detection effort to prevent vertical transmission. This study aimed to determine the profile of Hepatitis B antibody (HBsAb) and Hepatitis C antibody (Anti-HCV) test results among pregnant women using the immunochromatographic method at the Sidoarjo Community Health Center. This study employed a descriptive research design. The research was conducted at the Laboratory of the Sidoarjo Community Health Center from January to February 2026, involving 40 pregnant women who attended antenatal care (ANC) examinations. Testing was performed using the rapid immunochromatographic method on blood samples collected from the respondents to detect HBsAb and Anti-HCV antibodies. The results showed that, based on age, most respondents were in the 20–35 years age group, accounting for 32 individuals (80%). Based on gestational age, the majority of respondents were in the first trimester, totaling 22 individuals (55%). The HBsAb examination results indicated that 38 respondents (95%) were non-reactive and 2 respondents (5%) were reactive. Meanwhile, the Anti-HCV examination results showed that all 40 respondents (100%) were non-reactive. It is important for pregnant women to undergo Hepatitis B and Hepatitis C screening as a preventive measure to reduce the risk of mother-to-child transmission. ABSTRAK Hepatitis B dan Hepatitis C merupakan penyakit infeksi yang beresiko menular dari ibu hamil kepada bayi selama kehamilan, persalinan, maupun setelah kelahiran. Pemeriksaan skrining pada ibu hamil penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah terjadinya penularan vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan antibodi Hepatitis B (HBsAb) dan antibodi Hepatitis C (Anti-HCV) pada ibu hamil menggunakan metode imunokromatografi di Puskesmas Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di Laboratorium Puskesmas Sidoarjo pada bulan Januari–Februari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 40 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC). Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode imunokromatografi rapid test terhadap sampel darah responden untuk mendeteksi HBsAb dan Anti-HCV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan usia, sebagian besar responden berada pada kelompok usia 20–35 tahun sebanyak 32 orang (80%). Berdasarkan usia kehamilan, mayoritas responden berada pada trimester I sebanyak 22 orang (55%). Hasil pemeriksaan HBsAb menunjukkan sebanyak 38 responden (95%) non reaktif dan 2 responden (5%) reaktif. Sementara itu, hasil pemeriksaan Anti-HCV menunjukkan seluruh responden 40 orang (100%) non reaktif. Penting bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan Hepatitis B maupun Hepatitis C sebagai upaya pencegahan risiko penularan ibu hamil kepada bayi.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Syafitri et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: