Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Penelitian ini mengkaji dinamika psikologis tokoh utama dalam cerpen Kisah Sie-Sie karya Tere Liye (Tere liye, t.t.) melalui pendekatan psikologi sastra dengan perspektif psikoanalisis Sigmund Freud. Cerpen ini merepresentasikan ketangguhan seorang perempuan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan konflik keluarga yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan konflik batin tokoh Sie-Sie berdasarkan struktur kepribadian Freud, (2) mengidentifikasi mekanisme pertahanan diri yang muncul pada tokoh, serta (3) mengungkap dinamika kecemasan sebagai manifestasi pertarungan antara id, ego, dan superego. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data utama berupa teks cerpen Kisah Sie-Sie yang dianalisis melalui teknik close reading dan studi dokumentasi. Data berupa kutipan naratif, dialog, monolog, dan deskripsi pengarang yang mengindikasikan gejala psikologis tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepribadian tokoh Sie-Sie dibangun melalui konflik intrapsikis antara dorongan id, pertimbangan ego, dan tekanan moral superego. Dominasi id terlihat pada respons emosional tokoh terhadap kemiskinan dan konflik keluarga, sedangkan ego berperan sebagai mediator yang mempertimbangkan realitas sosial dalam pengambilan keputusan. Superego memunculkan kecemasan moral berupa rasa bersalah dan penyesalan atas keputusan yang diambil. Tokoh juga menunjukkan mekanisme pertahanan ego berupa represi dan rasionalisasi untuk menjaga stabilitas psikologisnya. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik intrapsikis menjadi poros utama dalam membangun struktur naratif cerpen serta merefleksikan realitas psikologis perempuan yang menghadapi tekanan sosial dan ekonomi.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Halimah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 10 related papers. Consider them for comparative context: