Answers are grounded in this paper and cite their sources.
The library of SMK Negeri 1 Talamau still manages book data and borrowing transactions manually using an inventory book and written archives, causing the recording process to be error-prone, data searching to take a long time, and report generation to be inefficient. This study aims to design, analyze the requirements of, implement, and test the feasibility of a website-based library information system for managing book data and borrowing, including a barcode scanning feature to assist the input of ISBN or book codes. The system development method used is the System Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall model, covering requirement analysis, design (UML, database, and interface), coding using the Laravel framework and MySQL database, and testing using Black Box Testing and Beta Testing. The results produced a website-based library information system providing features for managing book data, student data, borrowing, returning, fines, and reports, as well as access rights for staff, teachers, and students, equipped with a barcode scanning feature to facilitate adding book data. The Black Box Testing results show that all main functions run as expected, while the Beta Testing results obtained a feasibility score of 90% from experts and 97% from users. The system is declared feasible for use and can help improve the effectiveness and efficiency of library management and services at SMK Negeri 1 Talamau. Keyword: information system, library, website, Laravel, barcode. Abstrak: Perpustakaan SMK Negeri 1 Talamau masih mengelola data buku dan transaksi peminjaman secara manual menggunakan buku inventaris dan arsip tertulis, sehingga proses pencatatan rawan kesalahan, pencarian data membutuhkan waktu lama, dan pembuatan laporan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, menganalisis kebutuhan, mengimplementasikan, serta menguji kelayakan sistem informasi perpustakaan berbasis website sebagai media pengelolaan data buku dan peminjaman, termasuk penerapan fitur pemindaian barcode untuk membantu proses input ISBN atau kode buku. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan (UML, basis data, dan antarmuka), pengkodean menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, serta pengujian menggunakan Black Box Testing dan Beta Testing. Hasil penelitian berupa sistem informasi perpustakaan berbasis website yang menyediakan fitur pengelolaan data buku, data siswa, peminjaman, pengembalian, denda, laporan, serta hak akses bagi petugas, guru, dan siswa, dilengkapi fitur scan barcode untuk mempermudah penambahan data buku. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai harapan, sedangkan hasil Beta Testing memperoleh nilai kelayakan sebesar 90% dari tenaga ahli dan 97% dari pengguna. Sistem yang dirancang dinyatakan layak digunakan dan dapat membantu meningkatkan efektivitas serta efisiensi pengelolaan dan pelayanan perpustakaan di SMK Negeri 1 Talamau. Kata kunci: sistem informasi, perpustakaa, website, Laravel, barcode.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Astra et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 10 related papers. Consider them for comparative context: