Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan anak. Namun saat ini banyak MDT mengalami penurunan jumlah santri dan semangat belajar karena metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik bagi anak. Pengabdian ini bertujuan merevitalisasi pembelajaran di MDT melalui penerapan metode belajar menyenangkan agar semangat dan kehadiran santri meningkat. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, pendampingan, dan praktik kegiatan belajar selama 8 pertemuan. Sasaran adalah santri MDT usia 6-12 tahun. Bentuk kegiatan berupa permainan edukasi Islami, lagu hafalan, praktik kelompok, dan penggunaan media visual seperti flashcard serta puzzle. Evaluasi dilakukan melalui observasi keaktifan, dokumentasi kehadiran, dan wawancara dengan guru. Hasil menunjukkan kehadiran santri meningkat 25%. Santri lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi akidah, fikih, dan hafalan. Suasana kelas menjadi lebih ceria dan interaktif.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Afdaliah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: