Tujuan dari penelitian ni adalah untuk mengetahui pengaruh social media marketing, FOMO (fear of missing out), dan kebutuhan eksistensi terhadap niat pembelian produk skincare Glad2glow Di Kalangan Gen Z. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ni adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka atau bilangan. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada responden, data sekunder diperoleh dari data dan literatur yang berkenaan dengan permasalahan yang dibahas. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh kalangan gen Z yang pernah melakukan pembelian pada produk Glad2Glow yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti atau bersifat bias. Oleh karena itu, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah rumus Lemeshow sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel penelitian. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat pembelian konsumen pada produk skincare Glad2Glow di Medan. Secara parsial, social media marketing terbukti berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian, begitu juga dengan fear of missing out yang mampu mendorong peningkatan niat pembelian konsumen, serta kebutuhan eksistensi yang turut memberikan kontribusi penting dalam membentuk niat pembelian. Selain itu, secara simultan atau bersama-sama, social media marketing, fear of missing out, dan kebutuhan eksistensi juga berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian konsumen pada skincare Glad2Glow Medan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Hendy et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: