Key result
Finger hold and deep breathing therapy lowers systolic blood pressure by ~9 mmHg in hypertension cases.
Why the study?
Hypertension is the second most common non-communicable disease in Indonesia and nonpharmacological management options like finger grip and deep breathing relaxation therapy need evaluation.
Does finger grip and deep breathing relaxation therapy reduce blood pressure in patients with primary hypertension?
Case Report (n=2)
No
Does finger grip and deep breathing relaxation therapy reduce blood pressure in patients with primary hypertension?
A small case series found that finger grip and deep breathing relaxation therapy for 30 minutes daily effectively lowered both systolic and diastolic blood pressure over two days in patients with hypertension.
May support adjunctive relaxation in hypertension; leaves open efficacy pending randomized trials.
Dominasi permasalahan kesehatan di masyarakat saat ini mulai beralih dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Penyebab kematian penduduk semua kelompok umur saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular secara berurutan adalah stroke, hipertensi, diabetes melitus, tumor/kanker ganas, penyakit jantung, dan pernafasan kronis. Saat ini prevalensi penyakit tidak menular meningkat pada kelompok umur 10-14 tahun. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular terbanyak kedua di Indonesia. Penatalaksanaan Hipertensi dapat dimodifikasi baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah terapi relaksasi genggaman jari dan pernapasan dalam. Pasien mampu menerapkan terapi genggaman jari dan pernapasan untuk menurunkan tekanan darah. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 orang responden penderita hipertensi yang tidak rutin mengonsumsi obat antihipertensi, berusia 45-59 tahun di Desa Egon Kecamatan Waigete. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar dokumentasi, tensimeter, dan stetoskop, serta leaflet. Penelitian dilakukan pada Ibu R.D dan Tuan N.H yang menderita hipertensi. Sebelum diberikan perlakuan finger grip dan pernafasan tekanan darah kedua responden berada pada hipertensi derajat dua dan setelah diberikan perlakuan finger grip dan pernafasan dalam selama 2 hari tekanan darahnya mengalami penurunan menjadi hipertensi derajat satu. Hasil penelitian, pengobatan genggaman jari dan pernafasan dalam dikatakan efektif karena dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Labot et al. (2024) conducted a case report in Hypertension (n=2). Finger hold relaxation and deep breathing therapy was evaluated on Reduction in systolic and diastolic blood pressure. Finger hold and deep breathing relaxation therapy administered for two days reduced systolic blood pressure by 8 to 10 mmHg and diastolic blood pressure by 5 to 8 mmHg in two hypertensive patients.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: