Key result
High junk food intake is linked to a ~3-fold higher rate of uncontrolled hypertension.
Why the study?
Hypertension is a major health problem globally and in Indonesia, with junk food consumption as a potential contributing factor to increased blood pressure.
Does high junk food consumption increase the incidence of uncontrolled hypertension in chronic disease management program participants?
Cross-Sectional (n=92)
No
Does high junk food consumption increase the incidence of uncontrolled hypertension in chronic disease management program participants?
Absolute Event Rate: 69.4% vs 20.9%
p-value: p=<0.001
High junk food consumption is significantly associated with uncontrolled hypertension among participants in a primary care chronic disease management program.
Junk food intake was associated with hypertension among Prolanis participants; hypothesis-generating and requires prospective confirmation before practice implications.
Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama, baik di Indonesia maupun secara global. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi junk food, yang mengandung banyak kalori, natrium, dan lemak jenuh serta dapat meningkatkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara konsumsi junk food dan kejadian hipertensi yang terjadi pada peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Metode: Untuk menganalisis korelasi, penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan kejadian hipertensi sebagai variabel terikat dan konsumsi junk food sebagai variabel bebas. Untuk memilih sampel, metode purposive sampling digunakan penelitian sebanyak 92 orang dari total 120 peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan penggunaan kuesioner. Uji Chi-Square juga dilakukan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sebagian besar peserta Prolanis (53,3%) menderita hipertensi dan rutin mengonsumsi junk food. Dengan nilai p kurang dari 0,001, uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi junk food dan kejadian hipertensi pada peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa konsumsi junk food dapat meningkatkan tekanan darah serta berpotensi mengganggu pengendalian tekanan darah.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Satriani et al. (2026) conducted a cross-sectional in Hypertension (n=92). Junk food consumption vs. Low junk food consumption was evaluated on Incidence of uncontrolled hypertension (p=<0.001). High consumption of junk food was significantly associated with an increased incidence of uncontrolled hypertension compared to low consumption (69.4% vs 20.9%, p < 0.001).
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: