Key result
Community health education program boosts cholesterol and nutrition knowledge scores by ~56%.
Why the study?
Dislipidemia, especially hypercholesterolemia, is a major cardiovascular risk factor in Indonesia with high prevalence and often undetected until complications occur, necessitating community-based promotive and preventive efforts.
Does a community-based health education program improve knowledge of balanced nutrition and cholesterol management in adult and elderly participants?
Does a community-based health education program improve knowledge of balanced nutrition and cholesterol management in adult and elderly participants?
Effect estimate: 55.5% increase
Absolute Event Rate: 70% vs 45%
A community-based educational intervention successfully improved participants' knowledge regarding balanced nutrition and cholesterol control for cardiovascular disease prevention.
Community counseling may boost dyslipidemia awareness; leaves open whether knowledge gains alter behavior or cardiovascular risk.
Kolesterol merupakan komponen lipid esensial yang berperan dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh, namun peningkatan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) dapat meningkatkan risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular (CVD). Dislipidemia, khususnya hiperkolesterolemia, menjadi salah satu faktor risiko utama CVD di Indonesia terutama di Jawa Timur yang prevalensinya masih tinggi sebesar 30, 38 % dan berkaitan erat dengan pola hidup tidak sehat seperti konsumsi lemak jenuh berlebih, rendahnya asupan serat, serta kurangnya aktivitas fisik. Kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak kasus tidak terdeteksi hingga terjadi komplikasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku. Kegiatan penyuluhan “Nusa Sehat” dimulai dengan pengisiam pre-test dilanjutkan presentasi materi melalui slide PPT dan pembagian leaflet kepada 30 peserta dewasa dan lansia. Pada akhir penyuluhan akan dilakukan post-test untuk menilai pemahaman peserta tentang materi yang sudah disampaikan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test nilai rata-rata meningkat dari 45 menjadi 70. Dengan diselenggarakannya penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi salah satu intervensi untuk meningkatkan literasi kesehatan terkait nutrisi seimbang dan pengendalian kolesterol pada masyarakat Mojokerto. Program ini menekankan pentingnya pola makan sehat, peningkatan aktivitas fisik, serta pengendalian faktor risiko sebagai strategi pencegahan penyakit kardiovaskular. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko hiperkolesterolemia dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Sahadewa et al. (2026) studied Hypercholesterolemia prevention (n=30). Nusa Sehat health counseling (Penyuluhan) vs. Pre-intervention (baseline) was evaluated on Average knowledge score assessed via pre-test and post-test (55.5% increase). The Nusa Sehat health counseling program increased the average knowledge score regarding cholesterol and balanced nutrition from 45 to 70, representing a 55.5% improvement among participants.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: