This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Hipertensi dan nyeri kronis banyak dialami masyarakat Desa Mantimin, sementara pemanfaatan serai sebagai terapi komplementer masih terbatas. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang terapi rendam kaki air hangat garam dengan serai serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap tekanan darah dan skala nyeri. Kegiatan menggunakan desain pra-eksperimen one group pre–post test dengan 20 responden hipertensi. Tahapan meliputi pre-test pengetahuan, pengukuran tekanan darah dan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS), edukasi dan demonstrasi terapi, praktik rendam kaki air hangat garam dengan serai selama 15–20 menit, kemudian post-test dan pengukuran ulang. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna, di mana mayoritas responden mencapai kategori pengetahuan baik. Selain itu terjadi penurunan tekanan darah dan skala nyeri, dengan sebagian besar responden melaporkan nyeri berkurang hingga tidak nyeri. Temuan ini menunjukkan bahwa rendam kaki air hangat garam dengan serai berpotensi menjadi intervensi nonfarmakologis sederhana dan murah untuk membantu pengelolaan hipertensi dan nyeri.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Nusa et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: