Key result
Warm water foot soak reduces mean pain scores by ~2 points in hypertensive patients.
Why the study?
Hypertension is associated with physical and psychological symptoms such as pain and anxiety that reduce patient comfort and quality of life, and the effect of warm foot bath therapy on these symptoms needed evaluation.
Does warm water foot soak therapy reduce pain and anxiety in hypertensive patients?
Does warm water foot soak therapy reduce pain and anxiety in hypertensive patients?
Effect estimate: Z = -3.606
Absolute Event Rate: 2.1% vs 4.1%
p-value: p=0.000
Warm water foot soaking provides a simple, effective non-pharmacological adjunctive therapy for reducing pain and anxiety in hypertensive patients.
May offer simple nonpharmacologic relief for pain and anxiety in hypertension; hypothesis-generating and requires randomized confirmation before practice change.
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan dapat disertai berbagai keluhan fisik maupun psikologis, seperti nyeri dan kecemasan. Kondisi tersebut dapat menurunkan kenyamanan pasien serta memengaruhi kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi pendamping adalah rendam kaki dengan air hangat. Terapi ini sederhana, mudah dilakukan, dan dapat memberikan efek relaksasi serta membantu memperlancar sirkulasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap tingkat nyeri dan kecemasan pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif praeksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Intervensi dilakukan dengan merendam kaki menggunakan air hangat bersuhu 38–40°C selama 15 menit. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, sedangkan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebanyak 13 responden (65%) mengalami nyeri sedang dan 7 responden (35%) mengalami nyeri ringan. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) mengalami nyeri ringan. Sebelum intervensi, 14 responden (70%) mengalami kecemasan ringan dan 6 responden (30%) mengalami kecemasan sedang. Setelah intervensi, sebanyak 17 responden (85%) tidak mengalami kecemasan dan 3 responden (15%) mengalami kecemasan ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nyeri dengan Z = -3,606 dan p-value = 0,000, serta terhadap kecemasan dengan Z = -4,234 dan p-value = 0,000. Terapi rendam kaki dengan air hangat berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri dan kecemasan pada pasien hipertensi serta dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis pendamping.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Anggraini et al. (2026) studied Hypertension (n=20). Warm water foot soak vs. Pre-intervention baseline was evaluated on Mean pain score (Numeric Rating Scale) (Z = -3.606, p=0.000). Warm water foot soak therapy significantly reduced mean pain scores from 4.10 to 2.10 (p=0.000) and mean anxiety scores from 21.55 to 10.90 (p=0.000) in patients with hypertension.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: