Keterlambatan proyek konstruksi dapat meningkatkan biaya pelaksanaan dan mengganggu pencapaian target waktu sehingga diperlukan strategi percepatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis jalur kritis proyek, mengevaluasi pengaruh metode Time Cost Trade Off (TCTO) dan Overtime terhadap perubahan waktu dan biaya, serta menentukan metode percepatan yang paling efektif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data berupa time schedule, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan kemajuan pekerjaan, serta data harga satuan upah dan material pada proyek pembangunan gedung rapat di Kabupaten Indramayu. Analisis dilakukan menggunakan Critical Path Method (CPM), metode TCTO, dan metode Overtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan aktivitas pada lintasan kritis dengan nilai slack nol. Metode TCTO mampu mempercepat durasi proyek menjadi 24 hari, sedangkan metode Overtime menghasilkan percepatan dengan tambahan biaya yang relatif lebih rendah. Secara keseluruhan, TCTO lebih efektif dalam memaksimalkan percepatan waktu, sedangkan Overtime lebih efisien dari aspek biaya, sehingga pemilihan metode perlu disesuaikan dengan prioritas waktu dan anggaran proyek.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Hasyim et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: