Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara implementasi Problem Based Learning (PBL) dengan tingkat kecemasan matematika siswa kelas III SD Negeri 1 Blang Mangat dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 1 Blang Mangat, sedangkan sampel berjumlah 22 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar keterlaksanaan sintaks PBL, angket Mathematics Anxiety Questionnaire for Children (MAQ-C), dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Problem Based Learning berada pada kategori baik dengan persentase keterlaksanaan sebesar 80,58%, sedangkan tingkat kecemasan matematika siswa berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 3,64. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara implementasi Problem Based Learning dengan tingkat kecemasan matematika siswa, di mana semakin baik implementasi Problem Based Learning, semakin rendah tingkat kecemasan matematika siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif untuk menciptakan pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan mendukung kondisi psikologis siswa sekolah dasar. Kata kunci: Problem Based Learning, kecemasan matematika, Kurikulum Merdeka
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Jinan et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: