Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif yang digunakan host live streaming dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan konsumen hingga mendorong keputusan pembelian, serta untuk mengidentifikasi hambatan komunikasi persuasif yang dihadapi host live streaming pada akun TikTok @3M_Automotive. Host live streaming memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan persuasif untuk membangun kepercayaan konsumen selama siaran berlangsung, namun dalam praktiknya proses tersebut tidak lepas dari berbagai hambatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action) serta teknik persuasif oleh William S. Howell, terdiri dari teknik transfer, teknik putting it up to you, teknik bandwagon, teknik say it with flowers, dan teknik reassurance. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan berjumlah 8 orang yang terdiri dari 3 host dan 5 konsumen akun TikTok @3M_Automotive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa host live streaming @3M_Automotive membangun kepercayaan konsumen melalui interaksi personal, demonstrasi produk secara transparan, dan penerapan teknik persuasif yang meyakinkan, sehingga mampu mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa host menghadapi hambatan berupa minimnya interaksi audiens, kondisi psikologis dan emosional host, serta ketatnya persaingan di platform TikTok, yang tetap dapat diatasi melalui konsistensi penerapan strategi komunikasi persuasif yang etis. Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Teori AIDDA, TikTok, Host Live Streaming, Kepercayaan Konsumen.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Sabila et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: