Keterbatasan akses pembiayaan formal dan kapabilitas pengelolaan keuangan menjadi tantangan utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga nilai sumber daya digital tidak otomatis meningkatkan kinerja keuangan tanpa adanya aktivasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kesiapan fintech dan literasi keuangan digital terhadap kinerja keuangan UMKM, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui inklusi keuangan sebagai jalur transformasi. Menggunakan desain kuantitatif penjelasan, data survei dikumpulkan dari 100 pelaku UMKM di Kota Semarang, Indonesia, yang telah beroperasi minimal dua tahun dan aktif menggunakan teknologi pembayaran digital seperti QRIS. Data dianalisis menerapkan partial least squares structural equation modelling (PLS-SEM) dengan 5.000 bootstrap resamples dalam kerangka Resource–Capability–Performance. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kesiapan fintech dan literasi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja keuangan UMKM. Namun, kedua sumber daya digital tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara bermakna. Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa inklusi keuangan berperan sebagai mediator penuh (full mediation) pada kedua hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa sumber daya teknologi dan pengetahuan digital baru memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja bisnis ketika diaktualisasikan melalui partisipasi finansial yang produktif, bukan sekadar kepemilikan aset digital. Secara teoritis, penelitian ini memperluas pandangan berbasis sumber daya dengan menekankan pentingnya jalur transformasi. Implikasi praktisnya mengindikasikan bahwa kebijakan digitalisasi UMKM perlu mengintegrasikan kesiapan fintech dan literasi keuangan digital sebagai prasyarat, dengan penguatan inklusi keuangan sebagai jalur yang mengaktifkan keduanya menjadi kinerja keuangan
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Safutra et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: