Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di kelas V SDN 29 Dadok Tunggul Hitam. Permasalahan tersebut di sebabkan karena proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional sehingga peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN 29 Dadok Tunggul Hitam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Jenis penelitian Quasi-eksperimental design, menggunakan rancangan penelitian The Nonequivalen Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 29 Dadok Tunggul Hitam. Sampel yang digunakan adalah kelas V A (Eksperimen) dan kelas V B (Kontrol). Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling total. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes dengan instrument penelitian yang digunakan berupa soal tes objektif bentuk pilihan ganda.Hasil posttest menunjukan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (80,74) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (71,92). Hasil uji hipotesis berupa thitung = 2,276 dan ttabel = 1,675 sehingga thitung >ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran TGT berbantuan video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN 29 Dadok Tunggul Hitam.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Husnifah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: