Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SD Negeri 33 Kalumbuk Kota Padang karena proses pembelajaran di kelas yang cenderung berjalan monoton serta berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Joyful Learning terhadap hasil belajar IPS pada materi kebutuhan dan keinginan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas IV, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik sampling jenuh yang terdiri dari kelas IVA sebagai kelas eksperimen (menerapkan Joyful Learning) dan kelas IVB sebagai kelas kontrol (menerapkan pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda (posttest) sebanyak 25 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh lembar observasi untuk merekam aktivitas belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar IPS kelas eksperimen lebih tinggi dengan nilai rata-rata posttest sebesar 85,4, sedangkan kelas kontrol sebesar 74,6. Selain itu, aktivitas ranah afektif (antusiasme) kelas eksperimen mencapai persentase sebesar 87,50% dan ranah psikomotorik (keaktifan fisik) sebesar 84,38%, yang terbukti jauh mengungguli capaian kelas kontrol. Berdasarkan pengujian uji hipotesis menggunakan rumus Independent Samples t-test melalui bantuan program aplikasi komputer SPSS 27, diperoleh sebesar 8,113 dan sebesar 2,013 pada taraf signifikansi 0,05. Karena > (8,113 > 2,013), maka keputusan statistik yang diambil adalah ditolak dan diterima. Kesimpulannya, strategi pembelajaran Joyful Learning memberikan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SD Negeri 33 Kalumbuk Kota Padang.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Helpika et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: