Arisan sebagai institusi keuangan informal berbasis kelompok diduga membentuk disiplin diri finansial anggotanya melalui mekanisme sosial, yang pada gilirannya memengaruhi perilaku keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Modal Sosial, Norma Sosial/Tekanan Kelompok, dan Kepercayaan pada Kelompok Arisan terhadap Perilaku Keuangan anggota arisan konvensional di Kota Kupang, dengan Disiplin Diri Finansial sebagai variabel mediasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data dari 206 anggota arisan konvensional aktif, dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dan bootstrapping 5.000 subsampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modal Sosial, Norma Sosial/Tekanan Kelompok, dan Kepercayaan pada Kelompok Arisan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Diri Finansial (p < 0,001), yang selanjutnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan (koefisien 0,602; p<0,001). Disiplin Diri Finansial memediasi secara parsial pengaruh Modal Sosial dan Norma Sosial terhadap Perilaku Keuangan (VAF masing-masing 59,0% dan 63,8%), serta memediasi secara penuh pengaruh Kepercayaan pada Kelompok Arisan (VAF 96,2%). Multi-Group Analysis menunjukkan model relatif invarian antara sektor pekerjaan dan lama keanggotaan, kecuali pengaruh langsung Modal Sosial terhadap Perilaku Keuangan yang signifikan lebih kuat pada anggota bersektor formal. Temuan ini memberikan implikasi bagi lembaga keuangan formal untuk mengadaptasi elemen sosial arisan dalam merancang produk tabungan berbasis kelompok.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Manafe et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: